Asar Humanity
09 May 2025 17:01
Update Terbaru Perang Antara India-Pakistan yang Memanas!
AsarNews, Pakistan - India meluncurkan rudal ke Pakistan pada Rabu (7/5) dini hari waktu setempat. Islamabad tak tinggal diam, mereka membalas dengan menembak jatuh lima jet tempur New Delhi.
Angkatan Bersenjata Pakistan menyatakan terdapat enam titik yang menjadi target India. Namun, sejumlah sumber menyebut ada sembilan titik.
Pakistan berulang kali mengutuk India dan menyatakan akan mengambil tindakan yang sepadan di waktu dan tempat yang ditentukan. Komunitas internasional memantau ketat situasi tersebut.
Jika situasi tak kunjung reda, konflik ini menambah kekacauan di tengah perang Rusia-Ukraina dan agresi Israel di Palestina.
Serangan India "menabuh aksi perang"
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyebut serangan India ke negara yang dipimpin sebagai aksi perang.
"Pakistan punya hak memberi tanggapan atas tindakan perang yang dimulai India dan tanggapan sudah diberikan," kata Sharif, dikutip Al Jazeera.
Dalam rilis resmi, Kementerian Luar Negeri Pakistan juga menyebut tindakan India membawa dua negara yang punya persenjataan nuklir ini ke konflik besar.
"Tindakan gegabah India telah membawa kedua negara bersenjata nuklir itu lebih dekat ke konflik besar," demikian menurut Kemlu, dikutip Al Jazeera.
Pakistan memiliki 170 senjata nuklir dan India punya 180 senjata nuklir. Kedua negara ini sempat melakukan uji coba nuklir dan sedang membangun kekuatan nuklir.
Korban tewas selama serangan
Sebanyak 43 orang tewas usai India dan Pakistan saling tembak menggunakan artileri berat di sepanjang perbatasan.
Pakistan menyatakan 31 warga sipil tewas imbas serangan negara tetangganya, sementara India menyebut 12 orang tewas karena serangan penembakan yang dilakukan pasukan Pakistan.
Dipastikan tak ada WNI jadi Korban
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di New Delhi dan Islamabad memastikan tak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam ketegangan India dan Pakistan.
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha telah menjalin komunikasi dengan KBRI di wilayah terdampak.
"Hingga saat ini, tak ada WNI yang menjadi korban," kata Judha dalam pernyataan resmi pada Rabu.
Laznas ASAR Humanity Aktifkan Posko Kemanusiaan, Tim Sudah Berada di Lokasi Terdampak Gempa NTT
Diposting pada 16 August 2026
Gempa M7,7 Guncang NTT, ASAR Humanity Bergerak Tanggap Bencana Bersama Relawan KSATRIA
Diposting pada 16 August 2026
Gempa M7,7 Guncang Flores, ASAR Humanity Pantau Kondisi dan Kebutuhan Warga Terdampak
Diposting pada 15 August 2026
ASAR Humanity Bersama Sahabat Bintaro dan Kitabisa bangun MCK dan Tempat Wudhu Layak di Bener Meriah, Aceh
Diposting pada 14 August 2026